Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Teks Eksplanasi Singkat Beserta Strukturnya

Dalam pembelajaran bahasa Indonesia, tentu kita mempelajari beberapa jenis teks. Salah satunya yakni menulis teks eksplanasi. Merujuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, eksplanasi artinya penjelasan. Oleh sebab itu, teks eksplanasi dikenal sebagai jenis teks yang dibuat untuk menjelaskan akan suatu hal.

Pengertian teks eksplanasi

Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang kejadian-kejadian alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, ataupun hal-hal lainnya yang dapat terjadi. Dalam suatu peristiwa alam ataupun sosial di lingkungan sekitar kita tentu memiliki sebab akibat dan proses. Hal tersebutlah yang dijelaskan dalam menyusun teks eksplanasi. Sehingga, dalam menulis teks eksplanasi dibutuhkan adanya fakta-fakta atau data yang mendukung tentang sutau peristiwa yang akan dijelaskan.

Tahukan kamu jika dalam menulis teks ekplanasi kita harus memeprhatikan adanya struktur bagian agar teks dapat mudah dipahami setiap pembacanya dengan runtut? Nah, berikut ini adalah tiga struktur bagian yang ada dalam teks eksplanasi beserta dengan penjelasaannya.
  1. Pernyataan umum, ialah bagian awal paragraf dalam teks yang menjelaskan tentang gambaran secara umum mengenai fenomena/peristiwa/kejadian yang sedang diceritakan.
  2. Deretan penjelas (sebab dan akibat), ialah bagian fakta-fakta, proses, atau sebab akibat dari peristiwa/kejadian yang sedang diceritakan.
  3. Interpretasi/simpulan, ialah bagian akhir yang berisi simpulan atau ulasan terkait peristiwa/kejadian/fenomena yang telah diceritakan.

Contoh dan struktur teks eksplanasi

Berikut ini adalah contoh teks eksplanasi beserta dengan strukturnya.

Contoh teks eksplanasi 1:
Likuifaksi Tanah

Pernyataan Umum

Likuifaksi tanah atau sering disebut likuifaksi gempa adalah keadaan hilangnya kekuatan tanah, sebaliknya, tanah yang tadinya padat menjadi mudah bergeser. Fenomena ini terjadi pada tanah yang mengandung banyak air, kemudian terdampak gelombang seismik ketika gempa bumi terjadi. Fenomena ini paling sering diamati pada tanah berpasir yang jenuh dan longgar (kepadatan rendah atau tidak padat).

Urutan Penjelas

Selain karena faktor alami, likuifaksi tyanah dapat pula terjadi karena peledakan, pemadatan tanah, dan proses vibroflotation (menggunakan alat penggetar untuk mengubah struktur butiran tanah) juga rentan mengalami peristiwa ini. Tanah terdiri dari komponen penyusun dan ruang pori. Ketika goncangan gempa terjadi di tanah yang kaya atau dekat dengan sumber air, ruang pori terebut terisi air sehingga mengurangi volume keseluruhan tanah.

Proses ini meningkatkan tekanan air antara butiran komponen tanah sehingga kemudian butiran tersebut bergerak bebas di antara air dan kehilangan ikatan antarsatu dnegan yang lain. Secara substansial, perubahan ini menurunkan ketahanan tanah terhadap tegangan geser dan menyebabkan massa tanah mengambil karakteristik cairan. Dalam keadaan cair, tanah mudah berubah bentuk, dan benda berat seperti konstruksi di atasnya dapat rusak karena kehilangan kekuatan yang menopang dari dalam tanah.

Interpretasi

Likuifaksi tanah ini berdampak pada bangunan di atasnya. Tanah akan menghisap fondasi bangunan yang tertanam di dalam tanah. Jika tanah terlikuifikasi dalam skala besar, maka bangunan juga akan ikut terhisap masuk ke dalam tanah. Tanah akan tenggelam ke bawah bersamaan dengan bangunan dan dapat terjadi terus menerus. Lapisan antara tanah dan lantai bangunan juga akan mengalami kerusakan. Air dari tanah mulai mengalir ke sela-sela tembok bangunan dan lantai bangunan yang rusak dan iut merusak peralatan serta sambungan elektronik.


Contoh teks eksplanasi 2:
Tsunami

Pernyataan Umum

Tsunami adalah istilah yang berasal dari Jepang, terdiri atas dua kata tsu dan name yang berarti 'pelabuhan' dan 'gelombang'. Para ilmuwan mengartikannya sebagai gelombang pasang atau gelombang laut akibat gempa. Tsunami adalah gelombang laut besar yang datang dengan cepat dan tiba-tiba menerjang kawasan pantai. Gelombang tersebut terbentuk akibat dari aktivitas gempa atau gunung merapi yang meletus di bawah laut. Besarnya gelombang tsunami menyebabkan banjir dan kerusakan ketika menghantam daratan pantai.

Penjelas

Tsunami memang telah menjadi salah satu bencana yang menyebabkan kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan terbesar terjadi saat tsunami tersebut menghantam pemukiman penduduk sehingga menyeret apa saja yang dilaluinya. Oleh sebab itu, kita harus selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi bencana ini. Namun, kita tidak perlu terlalu khawatir karena tidak semua tsunami membentuk gelombang besar. Selain itu, tidak semua letusan gunung berapi atau gempa yang terjadi diikuti dengan tsunami.

Interpretasi

Tsunami memang telah menjadi salah satu bencana yang menyebabkan kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan terbesar terjadi saat tsunami tersebut menghantam pemukiman penduduk sehingga menyeret apa saja yang dilaluinya. Oleh sebab itu, kita harus selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi bencana ini. Namun, kita tidak perlu terlalu khawatir karena tidak semua tsunami membentuk gelombang besar. Selain itu, tidak semua letusan gunung berapi atau gempa yang terjadi diikuti dengan tsunami. Yappp, itu tadi adalah penjelasan mengenai pengertian, struktur, hingga contoh membuat teks eksplanasi. Tentu saja setelah ini kalian akan dapat mengenali hingga menyusun teks eksplanasi dengan mudah. Jadi, teks eksplanasi diciptakan karena bertujuan untuk menjelaskan mengenai peristiwa atau kejadian degan runtut dan jelas. Karena, pasalnya teks eksplanasi merupakan teks yang berisi tentang proses terjadinya sesuatu.

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai definisi teks eksplanasi, struktur teks eksplanasi yang benar, dan contoh teks eksplanasi. Semoga penjelasan tadi membantu Kalian yang sedang mencari informasi terkait jenis-jenis teks eksplanasi. Terima kasih